Kajian Filsafat Tadbir Ibnu Majah bersama Gus Dhofir Zuhry, Pengasuh Pesantren Luhur Baitul Hikmah di Kepanjen Malang

Edukasi392 Dilihat

Tradisi kajian di pesantren selalu menjadi ruang untuk memperdalam ilmu agama dan memperkuat spiritualitas. Besok, Jum’at 22 Agustus 2025, akan digelar kajian istimewa bertajuk “Filsafat Tadbir Ibnu Majah” bersama Gus Dhofir Zuhry, pengasuh Pesantren Luhur Baitul Hikmah, Kepanjen, Malang.

Kajian ini terasa spesial karena belum pernah diadakan sebelumnya di Pesantren Luhur Baitul Hikmah. Momen ini diharapkan dapat memperluas tradisi intelektual pesantren yang dikenal sebagai salah satu pusat pengembangan filsafat Islam di Indonesia.

Fakta Pesantren Luhur Baitul Hikmah

Pesantren Luhur Baitul Hikmah didirikan oleh Kiai Achmad Dhofir Zuhry (Gus Dhofir) pada 28 September 2011 di Desa Tegalsari, Kepanjen, Kabupaten Malang. Pesantren ini dikenal luas sebagai pesantren filsafat pertama di Indonesia, dengan visi: “Menjadi manusia paripurna dengan terus nyantri, ngaji, dan berfilsafat.”

Baca Juga : Pendaki Hilang di Gunung Buthak–Panderman Ditemukan Selamat: Antara Sunyi Hutan dan Cahaya Harapan

Pesantren ini mengintegrasikan pendidikan klasik pesantren dengan penguatan filsafat, tasawuf, teologi, tafsir, hingga studi kitab kuning. Selain itu, model pendidikan yang dipakai dikembangkan melalui pendekatan CHANGE dan SMART.

Tradisi literasi juga sangat menonjol: santri didorong untuk menulis, menerbitkan karya, dan aktif dalam diskusi filsafat maupun kajian kitab. Hal ini menjadikan Pesantren Luhur Baitul Hikmah berbeda dengan pesantren lain dan mendapat perhatian nasional sebagai pesantren yang berani mengedepankan filsafat Islam dalam pembelajarannya.

Sosok Gus Dhofir Zuhry

Gus Dhofir Zuhry dikenal sebagai ulama muda visioner yang berupaya menjembatani tradisi pesantren dengan kebutuhan masyarakat modern. Di bawah kepemimpinannya, Pesantren Luhur Baitul Hikmah berkembang sebagai pusat kajian yang terbuka, kritis, dan progresif, namun tetap berakar pada tradisi Islam.

Dengan pengalaman dan kapasitas keilmuan yang luas, kehadiran beliau sebagai pengisi kajian filsafat Ibnu Majah tentu menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat Malang dan sekitarnya.

Tentang Kajian

Kajian bertajuk “Filsafat Tadbir Ibnu Majah” ini akan digelar besok, Jum’at 22 Agustus 2025, selepas shalat Maghrib, bertempat di aula Pesantren Luhur Baitul Hikmah, Kepanjen Malang. Acara ini terbuka untuk umum dan gratis.

Tema yang diangkat dianggap penting karena mengulas pemikiran salah satu ulama besar Islam, Ibnu Majah, yang dikenal sebagai penyusun kitab Sunan Ibnu Majah. Meski terkenal sebagai ahli hadis, pemikiran beliau juga memuat nilai-nilai filosofis tentang pengelolaan hidup atau tadbir, yang relevan untuk dipelajari dalam konteks kehidupan saat ini.

Kajian ini merupakan kesempatan berharga, karena selain membicarakan pemikiran Ibnu Majah, juga menjadi bagian dari tradisi intelektual Pesantren Luhur Baitul Hikmah yang selama ini dikenal sebagai pesantren filsafat pertama di Indonesia.

Karena itu, mari bersama-sama hadir dalam kajian ini. Ajak keluarga, sahabat, dan tetangga untuk menimba ilmu, memperdalam pemahaman agama, dan memperkaya wawasan.

Mengaji adalah jalan menuju hati yang tenang, pikiran yang terang, dan hidup yang penuh berkah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *