PMII Kota Malang Gelar “Kurma”; Ruang Menanam Adab dan Intelektualitas Mahasiswa Pergerakan

Nasional183 Dilihat

Inilahkabar.com Malang, 28/5/2026 —Semangat membangun tradisi intelektual dan spiritual kembali diteguhkan oleh PC PMII Kota Malang melalui kegiatan Kajian Umum Rabu ke Tiga (KURMA) yang digelar oleh Pesantren Mahasiswa Islam Indonesia. Mengangkat kajian kitab Ayyuhal Walad karya Hujjatul Islam Imam Al-Ghazali, kegiatan ini menghadirkan ulama, akademisi terkemuka sekaligus Sekretaris PCNU Kota Malang, Prof. Dr. KH. M. Faisol Fatawi, M.Ag., sebagai pengajar utama.

Benny Miftahul Arifin selaku Ketua Umum PC PMII Kota Malang secara khusus meminta kepada pengurus pelaksana program agar kajian perdana sengaja dimulai malam ini, pekan keempat atau akhir bulan, Kamis (28/5/2026).

Baca Juga : MWC NU Kedungkandang Tunjukkan Energi Pengabdian, Lakpesdam PCNU Kota Malang Temukan Wajah Organisasi yang Benar-Benar Hidup

“Kami berkomitmen mengubah kembali citra PMII Kota Malang yang selama ini dianggap jauh dari kegiatan spiritual-intelektial seperti ini,” imbuh santri-alumni POQ Singosari tersebut.

Ia juga menambahkan, dengan mengusung semangat “ilmu adalah cahaya, adab adalah perhiasannya, dan amal adalah tujuannya,” forum ini juga menjadi ikhtiar PC PMII Kota Malang periode sekarang dalam menghadirkan ruang penguatan moral, intelektual, dan spiritual bagi kader serta masyarakat luas.

Raihan Umrah, ketua pelaksana kegiatan menyampaikan bahwa KURMA bukan sekadar forum pengajian rutin, tetapi juga gerakan membangun kesadaran intelektual yang berakar pada nilai-nilai pesantren dan tradisi keilmuan Islam.

“Di tengah derasnya arus informasi dan tantangan zaman, kader PMII harus tetap berpijak pada adab, ilmu, dan spiritualitas. Kajian kitab Ayyuhal Walad menjadi pengingat penting bahwa ilmu tanpa akhlak akan kehilangan arah,” ujarnya.

Kitab “Ayyuhal Walad” karya Imam Al-Ghazali sendiri dikenal sebagai karya monumental yang berisi nasihat mendalam tentang hubungan ilmu, amal, dan ketulusan dalam menempuh jalan kehidupan. Kehadiran Kiai Faisol, sapaan akrab Prof. Dr. KH. M. Faisol Fatawi, M.Ag diharapkan mampu memberikan perspektif yang segar dan relevan bagi generasi muda Islam hari ini.

Lihat Juga : Lakpesdam PCNU Kota Malang Dampingi MWCNU Lowokwaru Susun Peta Penguatan Organisasi

Kegiatan ini akan menjadi program prioritas yang didukung penuh oleh Bidang III (keagamaan) PMII se-Kota Malang sebagai bagian dari komitmen organisasi dalam menghidupkan budaya literasi, diskusi, dan penguatan nilai-nilai keislaman di kalangan mahasiswa.

Melalui forum KURMA, PMII Kota Malang ingin menegaskan bahwa kaderisasi bukan hanya soal gerakan organisatoris, tetapi juga proses membentuk manusia berilmu, beradab, dan berdaya guna bagi umat dan bangsa.

“PMII harus menjadi rumah tumbuhnya intelektual muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga matang secara moral dan spiritual,” tutup Raihan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *