Puncak Peradaban Sarung – Hilang Tahun & Temu Alumni 2025 , Pesantren Luhur Baitul Hikmah Malang

Nasional394 Dilihat

Perayaan Hilang Tahun dan Temu Alumni Pesantren Luhur Baitul Hikmah 2025 siap digelar dengan jauh lebih istimewa dari tahun-tahun sebelumnya. Momentum yang akan berlangsung pada Minggu, 14 Desember 2025 ini tidak hanya menjadi ajang bersua antar-alumni lintas angkatan, tetapi juga menjadi ruang bertemunya gagasan, literasi, dan peradaban pesantren dengan tokoh-tokoh pemikir nasional. Tahun ini, acara puncak akan dihadiri dua tokoh besar Indonesia: Dr. Fahruddin Faiz dan Kang Maman Suherman. Keduanya dikenal luas sebagai figur publik intelektual, pembicara inspiratif, dan penjaga tradisi literasi di Tanah Air.

Berlokasi di Jl. Aris Joyo Mustoko, RT/RW 05/02, Ngempit, Tegalsari, Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur 65163, perhelatan ini menjadi momen yang sangat dinantikan oleh para santri, alumni, masyarakat, dan para pemerhati dunia pesantren. Suasana yang hangat, penuh kekeluargaan, namun sarat nilai-nilai intelektual sudah dapat dirasakan sejak awal persiapan panitia.

Tema Besar 2025: “Peradaban Sarung”

Tahun 2025 mengusung tema “Peradaban Sarung”, sebuah konsep yang merefleksikan identitas pesantren, nilai-nilai kesederhanaan, keluhuran budi, dan keluasan berpikir. Sarung bukan hanya simbol kultural para santri; lebih dari itu, ia adalah metafora tentang manusia Indonesia yang berpijak pada tradisi, namun tetap melangkah ke masa depan dengan penuh percaya diri.

Melalui tema ini, Pesantren Luhur Baitul Hikmah ingin menunjukkan bahwa tradisi pesantren dan gerakan literasi dapat berjalan beriringan menuju lahirnya generasi yang cerdas, beradab, dan berkarakter.

Bazar Buku 3 Hari Bersama Gramedia

Salah satu agenda yang turut menyemarakkan acara adalah Bazar Buku yang berlangsung Jumat, Sabtu, dan Minggu, bekerja sama dengan Gramedia. Pengunjung akan disuguhkan beragam buku mulai dari literasi santri, filsafat, keagamaan, sastra, novel, hingga buku-buku motivasi yang akan dipasarkan dengan harga spesial.

Bazar ini bukan hanya kegiatan pendamping, tetapi sekaligus ruang afirmasi bahwa pesantren adalah episentrum literasi. Kolaborasi dengan Gramedia menunjukkan bahwa geliat literasi santri semakin mendapat tempat dan dukungan dari dunia penerbitan nasional. Pengunjung umum pun dipersilakan hadir untuk berbelanja, berdiskusi, atau sekadar menikmati suasana pesantren yang hangat.

Dihadiri Tokoh Nasional

Hadirnya dua tokoh nasional pada puncak acara menjadi daya tarik tersendiri.

  • Dr. Fahruddin Faiz, dosen filsafat Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta, dikenal sebagai sosok yang mampu memadukan wacana filsafat dan spiritualitas dengan bahasa yang sederhana, hangat, dan mudah dipahami masyarakat luas.

  • Kang Maman Suherman, jurnalis senior, penulis, sekaligus pegiat literasi, adalah figur yang selama ini aktif mengkampanyekan budaya membaca dan menulis di berbagai pelosok negeri.

Keduanya dipastikan akan membawa atmosfer intelektual yang kuat, penuh motivasi, dan tentu saja sarat wawasan baru yang segar untuk seluruh peserta Temu Alumni. Bagi para santri dan alumni, kehadiran mereka merupakan kesempatan langka untuk menyerap inspirasi dari tokoh-tokoh yang telah lama menjadi teladan dalam dunia literasi Indonesia.

Kiprah Gus Dhofir Zuhry dan Pesantren Luhur Baitul Hikmah

Acara ini semakin bermakna dengan dipimpin langsung oleh pengasuh pesantren, Gus Dhofir Zuhry, yang dikenal sebagai penulis buku terkenal “Filsafat untuk Pemalas”. Buku tersebut telah mengantarkan banyak pembaca untuk berkenalan dengan dunia filsafat secara ringan, santai, dan tidak menakutkan.

Gus Dhofir tidak hanya menjadi pengasuh pesantren, tetapi juga menjadi figur intelektual pesantren modern. Berbagai gagasannya tentang filsafat, kemanusiaan, dan spiritualitas telah menginspirasi ribuan santri serta pembaca di Indonesia. Kehadirannya dalam acara ini akan memperkuat nilai-nilai literasi dan pemikiran yang menjadi jantung perayaan.

Panitia Solid: Kolaborasi Alumni, Santri, dan Pengurus

Kesuksesan acara besar ini tidak lepas dari kerja keras panitia.
Dipimpin oleh Ketua Pelaksana Abdur Rahim, panitia bekerja dalam semangat gotong royong yang melibatkan banyak elemen:

  • Tim alumni lintas angkatan

  • Para santri aktif

  • Dewan pengurus pesantren

  • Masyarakat sekitar

Dalam penyelenggaraan acara, panitia juga mendapat bantuan penuh dari Ketua Lurah Pesantren, Moch. Farid Romadhon, serta dukungan koordinatif dari String Comite Panitia Mbak Azizah Zamzam, yang memastikan seluruh rangkaian berlangsung tertib, rapi, dan sesuai konsep.

Semangat kolaboratif ini menjadi bukti bahwa acara Hilang Tahun bukan hanya milik pesantren, tetapi milik seluruh komunitas yang pernah, sedang, dan akan terus menjadi bagian dari Pesantren Luhur Baitul Hikmah.

Rangkaian Acara yang Ditunggu-tunggu

Walaupun puncak acara berlangsung 14 Desember 2025, rangkaian kegiatan sudah dipersiapkan sejak hari Jumat. Beberapa agenda penting meliputi:

  • Bazar Buku 3 Hari bersama Gramedia

  • Pertemuan Alumni lintas generasi

  • Silaturahmi & Doa Bersama

  • Puncak Acara dengan Temu Tokoh Nasional

  • Penguatan Literasi, Kebudayaan, dan Nilai Pesantren

Para alumni dari berbagai angkatan diharapkan hadir untuk kembali merasakan atmosfer pesantren, bertemu sahabat lama, serta memperkuat komitmen untuk terus berkontribusi pada perkembangan pesantren.

Hadirilah Momen Besar Ini

Perayaan Hilang Tahun dan Temu Alumni Pesantren Luhur Baitul Hikmah bukan hanya acara seremonial. Ia adalah rangkaian spiritual, intelektual, dan kultural yang mengingatkan kita akan nilai-nilai luhur pesantren: kesederhanaan, kedalaman ilmu, dan kekuatan persaudaraan.

Oleh karena itu, seluruh alumni — baik yang berada di Malang maupun di berbagai penjuru Indonesia — diajak untuk hadir dan meramaikan acara ini. Jadikan tanggal 14 Desember 2025 sebagai momentum kembali ke rumah intelektual kita, kembali menapaki lorong-lorong pesantren tempat kita pernah belajar tentang arti hidup, ilmu, dan pengabdian.

Dengan hadirnya tokoh besar seperti Dr. Fahruddin Faiz dan Kang Maman Suherman, serta dukungan penuh Gramedia dan seluruh panitia, acara Hilang Tahun dan Temu Alumni Pesantren Luhur Baitul Hikmah diharapkan menjadi panggung peradaban yang penuh inspirasi. Mari bersama-sama menyemarakkan acara ini, merawat tali persaudaraan, dan membangun “Peradaban Sarung” yang membanggakan.

Sampai jumpa di Pesantren Luhur Baitul Hikmah, Kepanjen — 14 Desember 2025!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *